Kata-kata bijak yang dapat memotivasi hidup Anda dari para TOP CEO Amerika

Monday, May 13, 2013

Memahami makna tangisan bayi

Memahami makna tangisan bayi bukanlah perkara mudah, apalagi bagi ayah dan bunda yang baru pertama sekali punya momongan. Tapi kendala itu kini bisa diatasi dengan Dunstan Baby Language. Priscilla Dunstan, seorang ibu yang berhasil menemukan arti tangisan bayi dan mempraktikkan pada bayinya sendiri yang akhirnya dikenal sebagai Dunstan Baby Language System dan telah diterapkan ke lebih dari 1000 bayi. Sebagai ibu Anda bisa menginterpretasikan suara dan tangisan bayinya dan merespon secara cepat dan efektif.


Menurut pengamatan Dunstan, setiap bayi baru lahir (hingga usia 3 bulan) berkomunikasi menggunakan 5 bahasa tangisan yang dipakai bayi sejak hari pertama dia lahir. Menangis merupakan cara bayi berekspresi atau refleks atas kebutuhannya.

Priscilla Dunstan sebagai founder yang memperkenalkan Dunstan Baby Language System di Indonesia diwakili dr. Adhiatma Gunawan, agar ibu-ibu mampu berkomunikasi dengan bayinya sejak hari pertama dan mengerti arti tangisan buah hatinya. Sistem ini cocok diikuti setiap ibu yang sedang hamil trimester ketiga, atau yang sudah punya bayi usia < 3 bulan. Terbukti menurut hasil penelitian 90% ibu-ibu yang menerapkan Dunstan Baby Language puas dan > 70% orangtua yang lebih percaya diri dalam mengasuh bayinya dan tingkat stres mereka berkurang.

Ada lima jenis tangisan bayi:
  1. Hungry:bunyi "neh" sebagai respon terhadap refleks menghisap disertai gerakan kepala ke samping dan lidah di bibir yang menandakan bayi merasa lapar. Ini berarti saatnya si kecil mendapat ASI.
  2. Sleepy: bunyi "owh" dan refleks menguap disertai bunyi "owh" dan mulut membentuk oval disertai gerakan mengusap mata, menarik telinga, dan menggeliat tanda kelelahan. Tidurkanlah bayi jika tanda ini sudah mulai Anda lihat.
  3. Burp me: bunyi "eh" terbentuk akibat tekanan gas di dada, karena bayi berusaha bersendawa dengan rangkaian suara "eh eh eh" diiringi suara menggeliat saat terbaring. Segera angkat bayi dan tepuk perlahan punggungnya agar dia bisa sendawa.
  4. Wind/Gas: bunyi "eairh" yang timbul karena tekanan gas dalam perut bagian bawah bersamaan dengan nyeri perut. Lalu bayi menangis histeris. Tindakan ibu adalah memijat perlahan untuk mengurangi rasa nyeri pada bayi. Jika tahap "eh" ditangani dengan baik, tangisan "eairh" ini jarang muncul.
  5. Discomfort: bunyi "heh" sebagai refleks dari rangsang kulit. Cermati biasanya bunyi "heh" diikuti hembusan nafas, ini tandanya sikecil merasa tidak nyaman. Boleh jadi karena kepanasan, terlalu dingin, ngompol, BAB dan posisi tidur yang kurang nyaman.
Ayo bunda, pahami tangis buah hati Anda.


Keyword: jenis-jenis tangisan bayi | makna dari tangisan bayi | arti tangisan bayi | mengapa bayi menangis